Rabu, 18 Maret 2020

Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial

Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial
Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial

Kali ini SketchupBlog akan memberikan tutorial render interior dengan Vray 3 for sketchup dengan setting medium tetapi masih cukup bagus untuk hasil visualisasinya. Tentunya dengan sedikit tambahan PostPro di Photoshop.

Dengan ukuran ruangan sekitar 3.5m x 5m ini sya akan menggunakan SPOT Light sebagai Primary Light, IES dan Rectangle sebagai secondary light, dan sebagai aksen light nya saya menggunakan IES dan rectangle light juga.

Baca juga : 3 Tips mendapatkan view yang baik di ruang sempit dengan vray sketchup

Apa ada yang masih belum mengerti apa itu Primary Light, Secondary Light dan Accent Light? Tinggalkan komentar dibawah, akan saya tulis juga sebagai artikel selanjutnya jika masih banyak yang belum mengerti. Karena pencahayaan rendering pada dasarnya hanya dibagi menjadi 3 jenis cahaya saja, Primary Light, Secondary Light, dan Accent Light.

Ada 2 setting yang yang akan saya bagikan, al:

1. Setting pencahayaan / interior lighting dari masing2 sumber cahaya vray 3 sketchup yang saya gunakan. Baik itu SPOT Light, IES Light, dan Rectangle Light.

Karena saya juga menginginkan anda semua bisa mengaplikasikan setting render interior vray sketchup ini untuk scene anda sendiri, bukan hanya pada scene yang saya bagikan. Karena saya dulu pada waktu awal belajar, juga mengalami membaca settingan interior yang ketika saya terapkan di scene saya sendiri tidak bisa diterapkan.

2. Setting render Vray 3 Interior Scene

Pada dasarnya saya menggunakan medium quality yang sedikit saya sesuaikan untuk memperbaiki hasil akhirnya, tetapi tetap masih bisa digunakan untuk PC menengah.

Baca juga : Cara Setting Render Interior Untuk PC Menengah

INTERIOR LIGHTING TUTORIAL


vray 3 for sketchup lighting tutorial
vray 3 for sketchup lighting tutorial

Lighting dalam pencahayaan kids bedroom ini saya menggunakan 3 jenis lighting yang fungsinya berbeda beda. Antara lain :

vray sketchup spot light tutorial
1. Vray Sketchup Spot Light Tutorial - Primary Light
1. SPOT Light sebagai Primary Light
- RGB Color (R:255 G:255 B:255) - warna putih
- Intensity 90
- Units menggunakan Radiant Power (W)
- Cone Angle : 0.66
- Penumbra Angle : 0.98
- Decay : Inverse Square
- Penumbra Falloff : Smooth Cubic
- Pengaturan lainnya menggunakan Default


vray sketchup IES light tutorial
2. Vray Sketchup IES Light Tutorial - Secondary Light
vray sketchup rectangle  light tutorial - secondary light
2. Vray Sketchup Rectangle Light Tutorial - Secondary Light
2. IES Light dan Rectangle Light sebagai Secondary Light
IES Light
- RGB Color (R:233 G:177 B:63)
- IES File menggunakan resourche NICE IES nomor 16
- Intensity : 20000
Rectangle Light
- RGB Color (R:183 G:194 B:251)
- Intensity : 45
- Unit : Default (Scalar)

vray sketchup IES aksen light tutorial
3, Vray Sketchup IES Light Tutorial - Aksen Light
rectangular light vray 3 sketchup - rectangle hidden lamp
rectangular light vray 3 sketchup - rectangle hidden lamp Aksen Light
3. IES Light dan Rectangle Lightsebagai aksen Light
IES Light
- RGB Color (R:247 G:226 B:183)
- IES File menggunakan resourche NICE IES nomor 14
- Intensity : 15000
Rectangle Light - Hidden Lamp
- RGB Color (R:240 G:204 B:155)
- Intensity : 30
- Unit : Default (Scalar)

Sebagai Tips:
1. Tentukan Primary Light, Secondary Light dan Accents Light sebelum memulai setting pencahayaan vray 3 sketchup.
2. Setting sesuai urutan, Primary Light dahulu, baru Secondary Light dan terakhir Accents Light.
3. Jangan sampai Accents Light lebih dominan daripada Primaty Light dan Secondary Light.
4. Pada saat setting

-================-

SETTING VRAY 3 SKETCHUP INTERIOR

Tutorial Setting Camera Vray 3 Sketchup
1. Setting Camera Vray 3 Sketchup
1. Setting Camera Vray 3 Sketchup
- Type Standart
- Exposure Value 12

Tutorial Setting Render Output Vray 3 Sketchup
2. Setting Render Output Vray 3 Sketchup
2. Setting Render Output Vray 3 Sketchup
- Safe Frame
- 2000x1125
- 16:9 - Widescreen

Tutorial Setting Environment Vray 3 Sketchup
3. Setting Environment Vray 3 Sketchup
3. Setting Environment Vray 3 Sketchup - Uncheck / Matikan

Tutorial Setting Raytrace Vray 3 Sketchup
4. Setting Raytrace Vray 3 Sketchup
4. Setting Raytrace Vray 3 Sketchup
Quality
- Noise limit : 0.05
- Min Subdivs : 1
- Max Subdivs : 12
Anti Aliaing Filter
- Filter Size : 2
- Type : Lanczoz
Optimizations - Default
System - Default

Tutorial Setting GI (Global Illumination) Vray 3 Sketchup
5. Setting GI (Global Illumination) Vray 3 Sketchup
5. Setting GI (Global Illumination) Vray 3 Sketchup
- Primary Rays : Brute Force
- Secondary Rays : Light Cache
Light Cache
- Subdivs : 1000
- Sample SIze : 0.03 Screen space
- Retrace : 2
Disk Caching - Default
Ambient Occlusion (AO)
- Radius : 8
- Acclusion Amount : 0.08

Tutorial Setting Render Element  Vray 3 Sketchup
6. Setting Render Element  Vray 3 Sketchup
6. Setting Render Element  Vray 3 Sketchup
- Lighting
- Reflect Glossiness
- Render ID
- ZDepth
- Material ID
- Reflection
- Refraction
- Denoiser

Tutorial Setting Switches  Vray 3 Sketchup
7. Setting Switches  Vray 3 Sketchup
7. Setting Switches  Vray 3 Sketchup
- Displacement : Check / Centang
- Lights : Check / Centang
- Hidden Lights : UnCheck
- Shadows : Check / Centang

HASIL RENDER

Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial
Hasil Render Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial

POST PRO PHOTOSHOP

Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial Post Pro
Post Pro Simple Setting Sketchup Vray 3 Interior Render Tutorial
Ini adalah salah satu setting render vray 3 sketchup tercepat yang saya gunakan, memang tidak sempurna untuk hasil visualisasinya. Dengan setting ini saya hanya membutuhkan 45 menit di PC Dual Core saya. Saya pribadi merasa hasil outpur render interior vray 3 sketchup ini sudah cukup untuk presentasi. Dan ini adalah salah satu real project di Surabaya yang baru saja selesai.

Semoga saya masih bisa terus konsisten untuk memberikan update di SketchupBlog ini. Jika ada saran, masukan, kritik dan pertanyaan, silahkan hubungi SketchupBlog melalui laman contact.

Jangan lupa Share artikel ini, Like Facebook Page Sketchupblog dan terus support SketchupBlog dengan terus mengikuti artikel terbaru SketchupBlog.

Salam Sukses!!!

Jumat, 27 September 2019

Berapakah Biaya Merakit PC Design Kelas Menengah? Dengan budget dibawah 10jt.



Berapakah Biaya Merakit PC Design Kelas Menengah? Pada Artikel kali ini SketchupBlog akan memberikan tips untuk merakit PC design dengan budget dibawah 10 jt.

Design adalah pekerjaan yang sangat mengandalkan komputer, terutama pada saat ini. Berjamurnya software ringan untuk design, dan juga terbukanya ruang belajar design di dunia maya membuat banyak orang tertarik untuk menekuni bidang ini.

Ada banyak sekali kompoen-komponen yang harus diperhatikan untuk merakit PC design. Terutama untuk rendering. Terutama untuk PC design pada saat ini, atau sering juga disebut PC gaming dengan budget dibawah 10 jt.

Pada tips kali ini, saya hanya akan merekomendasikan PC dengan budget menengah dengan tidak mengesampingkan komponen-komponen penting yang ada didalamnya. Dan hanya CPU nya saja, untuk monitor, keyboard, mouse dll bisa menyesuaikan. Menurut saya pribadi, dengan budget dibawah 10 jt sudah bisa kita gunakan untuk belajar dan bekerja. Tentunya budget ini masih bisa dikembangkan lagi jika anda pada nantinya memiliki dana yang lebih.

Ada beberapa komponen-komponen utama yang harus kita perhatikan untuk merakit PC dibawah 10jt, a.l :

  • Motherboard
  • Processor
  • VGA Card
  • Memori / RAM
  • PSU atau Power Suply


Saya tidak akan menjelaskan masing-masing fungsi dari komponen-komponen tersebut. Saya anggan anda sudah mengerti, dan menurut saya jika kita belajar design maka secara tidak langsung kita harus juga memahami fungsi dari masing-masing komponen komputer.

Disini saya akan memberikan 2 spek PC design rakitan ata PC gaming rakitan dengan budget 10 jt. Satu menggukanan intel, satu lagi menggunakan AMD.

1. Merakit PC design AMD dengan budget dibawah 10 jt.

  • Processor AMD Ryzen 5 | 3400G 3.7Ghz up to 4.2Ghz Cache 4MB (8thread) harga Rp. 2.800.000,-
  • Motherboard MSI B450 Gaming Plus Max AMD Socket AM4 harga Rp. 1.700.000,-
  • VGA Card GTX 1050 2GB harga Rp 2.000.000,-
  • Memory / RAM Corsair 1x8GB harga Rp. 560.000
  • HDD Toshiba 1TB harga Rp. 600.000
  • PSU / Power Suply Aerocool KCAS-500W harga Rp. 575.000
  • Cashing Gaming harga Rp. 450.000
  • TOTAL BIAYA : Rp. 8.685.000

2. Merakit PC design Intel dengan budget dibawah 10 jt.
  • Processor Intel i5 7600 (box) 3.5Ghz Cache 6MB Harga Rp. 3.450.000,-
  • Motherboard ASrock B365 harga Rp. 1.750.000,-
  • VGA Card GTX 1050 2GB harga Rp. 2.000.000,-
  • Memory / RAM Corsair 1x8GB harga Rp. 560.000,-
  • HDD Toshiba 1TB harga Rp. 600.000,-
  • PSU / Power Suply Aerocool KCAS-500W harga Rp. 575.000,-
  • Cashing Gaming harga Rp. 450.000,-
  • TOTAL BIAYA : Rp. 9.385.000,-

Mungkin akan banyak yang tidak setuju dengan komponen-komponen diatas, semua komponen diatas adalah pilhan yang terbaik(menurut saya pribadi) untuk merakit PC design dengan menjaga budget agar tetap dibawah 10jt. Dan sekali lagi, budget hanya dibawah 10jt.

Baca juga : Tips sebelum menjadi freelancer yang wajib anda ketahui

Jika anda mempunyai budget diatas 10jt, seharusnya anda bisa mendapatkan yang lebih baik dari apa yang saya sebutkan diatas.

Kamis, 19 September 2019

3 Tips mendapatkan view yang baik di ruang sempit dengan vray sketchup

Kali ini SketchupBlog akan memberikan tips mendapatkan view yang baik di ruang sempit pada google sketchup. Pada intinya artikel kali ini akan membahas tentang field of view sketchup atau sketchup camera setting. Disini saya akan membagikan 3 tips untuk mendapatkan view yang maksimal di ruang sempit.

  1. Melebarkan pandangan camera dengan merubah nilai Field Of View sketchup.
  2. Menggunakan 2 point perspektif pada sketchup camera setting.
  3. Memanfaatkan Render Output pada setting camera vray 3.4

Masing-masing cara diatas mempunyai kelebihan dan kekurangan. Mungkin dari 3 cara diatas hanya satu cara yang akan anda pakai, tergantung anda cocok dengan cara yang mana. Saya akan memberikan contoh pada denah yang cukup sempit, anda bisa melihat ukuran ruangan pada gambar dibawah ini.

sketchup orthographic view
Tips mendapatkan view yang baik di ruang sempit pada Sketchup

Pada gambar denah diatas saya mempunyai ukuran ruangan 360x260. Dan view yang diinginkan adalah view yang lurus kepada wastafel dan cermin utama. Dari kasus seperti ini, kita bisa mencoba masing-masing tampilan tips diatas utnuk mendapatkan view yang baik di ruang sempit.

1. Melebarkan pandangan camera dengan merubah nilai Field Of View sketchup.


Beginilah tampilan standart dari view sketchup dengan Field Of View sketchup dengan nilai 40.

field of view sketchup camera
field of view sketchup camera - img1

Nilai standart field of view pada sketchup bisa berbeda beda, ada yang 30 ada yang 40. Tergantung dari lebar layar yang digunakan. Tetapi menurut pengalaman saya, semakin lebar layar akan semakin memudahkan kita untuk mencari camera perspektif view sketchup yang baik.

field of view sketchup camera setting
field of view sketchup camera setting - img2

Perhatikan field of view sketchup camera setting - img2 diatas. Hanya dengan merubah nilai field of view menjadi 70 kita sudah mendapatkan view yang lebih baik daripada nilai field of view 40. Tapi cara ini juga memiliki beberap kelemahan.

Kelemahan cara ini adalah jika kita terlalu besar menaikkan nilainya, maka distorsi gambar akan semakin besar juga. Bahkan pada beberapa kasus, bisa memanipulasi ruangan menjadi terlihat lebih besar. 

Kesimpulan : 
Jangan terlalu besar memberikan nilai Field Of View sketchup camera. Karena bisa membuat hasil akhir render menjadi jauh dari tampilan yang duharapkan (pada ukuran aslinya). Bukan merubah ruangan menjadi terlihat lebih besar, tapi yang terbaik adalah membuat tampilan yang baik dengan tidak mengakibatkan perubahan persepsi terhadap ruangan.

2. Menggunakan 2 point perspektif pada sketchup camera setting.


Two Point Perspektif adalah salah satu tampilan camera sketchup. Sketchup sendiri mempunyai 3 tampilan standart, al :
  1. Paralel Projection (Tampilan 2d atau sketchup orthographic view) Biasa digunakan untuk gambar kerja sketchup.
  2. Perspektif (Tampilan standart)
  3. Two Point Perspektif ((Tampilan sketchup camera yang hanya berfokus pada 1 titik) camera ini tidak bisa dirubah sudut pandangnya. Jika kita merubah sudutt pandangnya, maka camera akan blank. Tapi kita bisa mendorong camera kedepan dan kebelakang tanpa terpengaruh dengan model yang ada didepan atau dibelakang camera.
Pada artikel kali ini kita hanya akan membahastentang two point perpektif sketchup camera yang bisa digunakan pada ruang yang sempit. Perhatikan gambar dibawah.

sketchup orthographic view two point perspektif
sketchup orthographic view two point perspektif - img3

Setelah view awal kita dapatkan. Maka ubah camera menjadi Two Pont Perspektif, caranya :
  1. Buka window camera pada menu bagian atas.
  2. pilih Two Point Perspektif (bagian yang berwarna merah)
Setelat kita ubah menjadi Two Point Perspektif, Makan Tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini.

camera sketchup orthographic view two point perspektif
camera sketchup orthographic view two point perspektif

Perhatikan sudut kiri bagian atas. Ada teks pemberitahuan bahwa camera suda berubah menjadi Two Point Perspektif. Sekarang bagaimana kita memanfaatkan camera two point perspektif sketchup? Pada Two Point Perspektif, jangan pernah merubah titik pandang camera. Atau merubah camera dengan memutar mouse. Cukup SCROOL UP dan SCROOL DOWN untuk mencari view yang paling sesuai menurut anda. Camera hanya bisa bergerak maju dan mundur saja. 

3. Memanfaatkan Render Output pada setting camera vray 3.4


Pada vray versi 3 keatas, kita sudah bisa setting output render vray sketchup dengan lebih mudah lagi. Karena pada setting camera vray sketchup 3.6 atau vray next for sketchup sudah aada menu pengaturan render output yang tampilannya sama dengan output render yang dihasilkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.

setting camera outpu render vray 3 for sketchup
setting camera vray 3 for sketchup


  1. Buka menu Vray Asset Editor
  2. Pilih menu Render Option
  3. Aktifkan Safe Frame
  4. Pilih 4:5 Potrait pada Aspect Ratio

Hasilnya output camera vray sketchup akan lebih mengecil, tapi akan mendapatkan view yang luas. Gambar dibawah ini akan menunjukkan hasil render untuk setting camera vray 3 for sketchup.

setting render camera vray 3 for sketchup
setting render camera vray 3 for sketchup


Itulah 3 Tips mendapatkan view yang baik di ruang sempit dari SketchupBlog. Semoga bermanfaat, jangan lupa share jika artikel ini membantu. Dan jangan lupa juga like fanspage SketchupBlog di facebook.

Salam Sukses!!!


Sabtu, 07 September 2019

10 Sketchup Model 3D Mobil Gratis

Kali ini SketchupBlog akan membagikan koleksi 3D Model dari Notto3ds. Yang tentunya sudah mendapatkan ijin dari Notto3ds. Di artikel kali ini ada 8 model mobil yang sudah terupload, saya berharap semua 3D model yang sudah mendapatkan ijin akan segera diupload di gudang.sketchupblog.net.

Credit : Notto3ds

Berikut adalah tampilan model mobil yang bisa anda dapatkan :

Black BMW M4
Black BMW M4

Black CAMARO
Black CAMARO 
Yellow FORD FIESTA
Yellow FORD FIESTA



Yellow FORD FOCUS
Yellow FORD FOCUS

Black FORD RAPTOR
Black FORD RAPTOR

Red JEEP
Red JEEP

Red LAMBORGHINI Aventador
Red LAMBORGHINI Aventador

Black and Red MUSTANG SHELBY
Black and Red MUSTANG SHELBY

Kunjungi 10 Koleksi 3D Model Mobil dari SketchupBlog.

Salam sukses!!!

Rabu, 28 Agustus 2019

Tips Terbaru Untuk Mempercepat Dan Meringankan Sketchup

Tips Terbaru Untuk Mempercepat Dan Meringankan Sketchup - Pada dasarnya Sketchup adalah software 3D yang tergolong ringan, menurut saya pribadi bahkan salah satu software 3D yang paling ringan untuk saat ini. Dengan spekPC dual core degan RAM 2GB saja sudah bisa menjalankan software ini. Dan ini adalah salah satu alasan saya menggunakan Sketchup sebagai salah satu software 3D utama saya.

Akan tetapi akan terjadi masalah jika kita membuka atau mengerjakan 3D dengan modelling yang rumit dengan jumlah poly yang besar. Dan pada saat menggunakan software ini akan secara tidak sadar bahwa ukuran/size file Sketchup kita sudah berada diatas 200MB.

Jika sudah demikian, maka akan sangat mengganggu prosesmodelling ataupun proses rendering kita, beberapa hal yang bisa terjadi jika ukuran file terlalu besar adalah ;

  • Sketchup mengalami Crash Dump
  • Loading Sketchup menjadi sangat lama / Sketchup menjadi lemot
  • PC akan menjadi semakin panas
  • Sketchup mengalami not responding pada saat kita save
Dan mungkin masih banyaklagi yang bisa terjadi, karena hanya beberapa hal diatas yang pernah saya alami (seingat saya).

Tapi tenang saja, jangan bingung. Karena ada beberapa cara untuk mempercepat dan meringankan kerja skecthup. Mulai dari basic setting sketchup yang berguna untuk jangka panjang dalam menggunakan Sketchup, sampai mengatasi masalah ini pada saat sudah terlanjur terjadi. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk membuat Sketchup kita menjadi ringan.

1. Perhatikan Style yang digunakan


Jangan menggunakan terlalu banyak garis pada saat modelling. Jika memang dibutuhkan, maka gunakan hanya pada scene-scene tertentu saja yang akan di-export ke JPEG. Memang secara tampilan, Sketchup kita akan menjadi sedikit lebih bagus jika kita memodifikasi garis-garis modelling kita, tapi itu akan memperlambat kerja Sketchup pada saat file kita sudah menjadi sangat besar. Saya pribadi hanya menggunakan garis "edge" saja.

Cara merubah style modelling pada Sketchup :
  1. Buka file Sketchup
  2. Pilih tray Style / window style
  3. Pilih style yang digunakan
  4. pilih tab "edit" disana akan ada beberapa pilihan garis, al :
    • Edge
    • Back Edge
    • Profile
    • Depth Cue
    • Extension
    • Endpoints
    • Jitter
  5. pilih hanya edge saja, lainnya matikan.
Saran saya buatlah template yang bersih dan ringan yang sesuai dengan style anda. Semakin simple template yang anda gunakan semakin ringan kerja sketchup.

2. Matikan shadow pada saat modelling.


Shadow tidak terlalu berguna pada saat modelling, jadi tidak akan berpengaruh apapun jika kita hidupkan. Saraan saya matikan saja.

3. Gunakan Hardware Acceleration


Hardware Acceleration berfungsi untuk mempercepat keecepatan grafis yang menggunakan source dari VGA/kartu grafis/memory layar. Opsi atau pilihan ini akan tersedia jika komputer kita memadai. Mungkin jika kita tidak menggunakan VGA, opsi ini tidak akan muncul. Karena saya sendiri belum pernah menggunakan perangkat tanpa VGA.

Cara merubah menu hardware acceleration pada Sketchup :
  1. Buka Sketchup
  2. Pilih menu "window"
  3. Pilih "preference"
  4. Pilih menu "openGL"
  5. check / centang menu "use hardware acceleration"

4. Purge Component / Material yang tidak digunakan lagi


Semua Component dan Material yang kita gunakan akan tersimpan secara otomatis dalam file sketchup kita. Akan tetapi beberapa component dan materilal yang sudah terhapus bisa saja masih ada dalam Sketchup. Dan ini akan membuat kerja Sketchup menjadi lebih berat.

Oleh karena itu kita perlu menghapus manual semua component dan material yang tidak terpakai dalam Sketchup kita. Ada 2 cara untuk melakukan Purge component dan material pada sketchup.


Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Component
Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Component


Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Material
Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Material

Cara pertama purge component dan material pada Sketchup :
  1. Buka Sketchup
  2. Pilih menu Model Info
  3. Pilih Statistic
  4. Pilih entire model untuk Purge model yang tidak digunakan
  5. Pilih entire component untuk component yang tidak digunakan
  6. Pilih "Purge Unused"
Jika menggunakan cara ini saran saya bersihkan dulu component atau purge component, baru setelah itu kita bisa bersihkan material atau purge material.

Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Material Vray Sketchup
Cara meringankan kerja sketchup - Purge Unused Material Vray Sketchup

Cara kedua atau alternatif purge component dan material pada Vray Asset Editor sketchup :
  1. Buka Sketchup
  2. Buka Vray Asset Editor
  3. Pilih menu pojok kanan bawah, apabila kita selection maka akan keluar text Purge unused material
Ada satu lagi tips yang sering saya gunakan, dan hasilnya cukup bagus. Setelah anda mendapatkan 3D model(dari mana saja), hal yang pertama anda lakukan adalah "purge unused material". Setelah itu baru copy dan paste model tersebut dalam file sketchup anda.

5. Kurangi penggunaan plugin yang tidak diperlukan, atau gunakan yang sering dipakai saja.


Menambahkan beberapa plugin pada Sketchup memang sangat diperlukan. Itu akan mempermudah pekerjaan kita. Akan tetapi jika terlalu banyak akan memperberat kerja sketchup.

Gunakan plugin seperlunya saja, berikut ini beberapa plugin yang paling sering saya gunakan :
  1. Round Corner, plugin untuk mempercepat cornering pada modelling kita.
  2. UVW map, plugin untuk memperbaiki mapping material kita yang berantakan
  3. Join Push Pull, mempermudah pull dan push untuk objek-objek tidak normal
  4. Artisan, saya hanya menggunakan plugin ini untuk mengurangi jumlah poly
Baca juga : Cara Instal Plugin Sketchup

6. Perhatikan ukuran file sketchup anda


Cara meringankan kerja sketchup
Cara meringankan kerja sketchup

Perhatikan informasi model yang saya sorot dengan warna merah, pada bagian Polygons dan File Size. Ini sangat penting jika anda ingin menambahkan component-component jadi bukan buatan anda. Misalnya anda ingin memasukkan sofa, kursi, accecories, dll. Lihat dulu ukuran file tersebut, jika anda mencari di 3dwarehouse.com maka lihat ukuran dan jumlah poly file tersebut.

Misalnya, jika anda memasukkan sofa dengan ukuran 40MB, lalu kursi dengan ukuran 20MB, tanaman dengan ukuran 30MB. Maka dari etiga file tersebut saja ukuran file sketvhup anda sudah 90MB!!! Belum termasuk modelling anda sendiri. Bisa anda bayangkan?

7. Perhatikan ukuran file mapping material/texture anda


Terkadang, kita ingin hasil render yang sangat WOW!!! tapi kita lupa memperhatikan ukuran file mapping material kita. saking terlalu bersemangatnya, kita memasukkan file HD untuk semua texture kita. Misal dengan ukuran 3MB per mapping texture yang kita gunakan. Bayangkan jika ada 30 texture yang berbeda pada modelling kita? 90MB hanya untuk mapping!!!Itu hanya untuk diffuse normal map, belum lagi bump, reflection, dll.

Saran saya gunakan beberapa HD texture mapping untuk objek-objek penting. Dan gunakan texture yang biasa/sedang-sedang saja untuk objek objek tambahan atau objek yang tidak terlalu ditampilkan, contohnya texture untuk accecories.

Baca juga : Mengenal jenis material di vray material editor sketchup

Itulah Tips Terbaru Untuk Mempercepat Dan Meringankan Sketchup. Semoga tips dan tutorial ini bisa bermanfaat. Jika ada saran kritik atau apapun yang ingin disampaikan hubungi SketchupBlog melalui halaman contact.

Salam Sukses!!!

Sabtu, 16 Februari 2019

SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup - Basic setting render malam hari

Pernah mengalami setting vray sketchup berulang-ulang tapi masih belum mendapatkan hasil yang sesuai? Mungkin workflow lighting atau urutan setting pencahayaan yang masih belum sesuai. Bukan karena settingan kita yang kurang.

SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup
SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup
Artikel kali akan membahas tentang cara setting light balance pada vray3 for sketchup (Basic setting render malam hari vray 3 for sketchup). Dimana light balance adalah tahap pertama, atau pengaturan pertama kali sebelum kita masuk ke setting render yang lain.

Pada setting light balance ini kita akan belajar bagaimana mencari dan membuat pencahayaan yang pas dengan teknik light balance yang akan saya bagikan. Kenapa baru saya menulis light balance ini sekarang? Karena teknik ini baru saya gunakan ketika saya menggunakan Vray 3 fo rsketchup, dan sebelumnya pada Vray 2 saya belum menggunakan teknik ini.

Pada dasarnya teknik ini adalah teknik dimana kita mencari pencahayaan yang pas atau sesuai dengan kondisi 3d model kita. Baik itu interior maupun exterior. Dimana pada teknik ini pencahayaan dibagi menjadi 3, al :
  1. Primary Light - Cahaya utama yang kita gunakan
  2. Secondary Light - Cahaya bantuan untuk mendapatkan efek-efek tertentu sesuai dengan output yang kita inginkan
  3. Accent Light/Aksen Light - Cahaya tambahan atau bisa juga dibilang cahaya estetika atau cahaya pemanis (biasanya menggukanan IES Light dan Mess Light) 
Video dibawah ini akan menunjukkan bagaimana cara setting light balance pada Vray 3 atau Basic setting render malam hari vray 3 for sketchup.




Video diatas adalah contoh cara mencari pencahayaan yang seimbang/light balance dengan komposisi:
  • Primary Light menggunakan Spot Light
  • Secondary Light menggunakan Dome Light
  • Aksen Light menggunakan Mess Light & IES Light
Agar kita tidak hanya terpaku pada contoh diatas, dibawah ini akan saya berikan seidkit penjelasan mengenai Primary Light, Secondary Light, dan Aksen Light. Karena kita tidak mungkin harus menggunakan type pencahayaan yang sama pada scene yang berbeda. Alangkah lebih baik jikakita bis alebih fleksibel dan bisa menggunakan berbagai sumber cahaya pada setiap bagian pencahayaan/light balance.

1. Primary Light
Kita harus menentukan parameter Primary Light terlebih dahulu, karena ini adalah lighting yang utama, jadi jangan sampai Primary Light ini kalah dengan lighting yang lainnya. Dan lighting yang lain harus bisa mengikuti Primary Light.

Primary Light harus cukup terang, tetapi masih bisa ditambahkan dengan lighting-lighting tambahan lainnya. dan yang lebih penting lagi, Primary Light harus bisa mendapatkan tingkat kecerahan yang pas pada objek-objek yang ingin kita sorot. Atau objek yang akan kita jadikan point of interest.

Pada video ini saya menggunakan spot light sebagai primary light, tap ipada dasarnya hampir semua sumber cahaya bisa digunakan sebagai sumber cahaya utama. Primary Light adalah cahaya utama yang kita gunakan untuk menentukan tingkat kecerahan. Kita bisa menggunakan beberapa sumber cahaya yang ada di Vray 3 for Sketchup. Beberapa sumber cahaya yang bisa digunakan antara lain :
  • Sun Light
  • Rectangle Light
  • IES Light
  • Spot Light
  • Dome Light
Hampir semua sumber cahaya yang disediakan bisa digunakan menjadi sumber cahaya, mungkin hanya mess light yang sedikit susah jika digunakan sebagai sumber cahaya. Tapi apabila ada yang pernah menggunakan mess light sebagai sumber cahaya, bisa silahkan share disini.

2. Secondary Light / Lighting effect
selanjutnya adalah secondary light, setelah kita menemukan primary light yang pas, maka kita selanjutnya adalah menentukan secondary light. Seperti apa efek yang kita inginkan, dan kita karus menemukan RGB color yang tidak berlebihan.

Dalam tutorial Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup ini saya menggunakan DOME Light dengan warna biru untuk mendapatkan efek malam hari dengan pencahayaan yang edup tapi masih cukup untuk mendapatkan pandangan pada objek.

Kenapa menggunakan warna biru tua? karena saya hanya ingin berfokus pada apa yang disorot oleh Primay Light, dan yang tidak terjangkau akan dicover oleh secondary light ini dengan efek malam hari.

Secondary Light ini digunakan untuk mendapatkan efek-efek tertentu pada output render yang kita inginkan. Pasti kita semua pernah melihat hasil rendering dari proffesional yang bisa menggambarkan suasana ruangan dengan hampir mendekati sempurna.

Suasana dingin pada tema bersalju, suasana panas pada siang hari, suasana hangatnya sore hari, dll. Itulah fungsi dari secondary Light. Sebagai contoh :
  • Menggunakan warna biru muda untuk mendapatkan suasana yang kalem, sejuk, dingin,dll
  • Menggunakan warna orange untuk mendapatkan suasana yang sedikit panas, untuk menegaskan bahwa itu adalah sore hari.
Disini kita dituntut untuk melakukan trial dan error untuk mendapatkan komposisi pencahayaan yang paling sesuai dengan output yang kita inginkan. Jadi tidak ada cara instan untuk memahami secondary light pada light balance ini. Semakin sering kita mencoba, semakin kita paham bagaimana cara menentukan warna dari output cahaya secondary ini.

3. Aksen Light
Adalah sumber cahaya pendukung yang membuat hasil renrer kita menjadi lebih menarik. Biasanya saya sendiri menggunakan IES dan Mess Light sebagai aksen light. Hal yang palin gterpenting adalah nilai cahaya aksen light itu sendiri, jangan sampai over bright dan jangan sampai kurang terang.

Dan untungnya pada Vray 3 for sketchup ini kita bisa menggunakan real time rendering, sehingga kita bisa langung melihat perubahan cahaya setiap kali kita merubah nilai cahaya itu sendiri.

Penempatan aksen light juga sangat penting, jangan sampai lighting yang kita terapkan bertabrakan, yang akhirnya hanya akan menjadi over bright pada satu titik pertemuan cahaya yang bertabrakan. Adapun urutan untuk membuat aksen light menurut saya pribadi adalah :
  1. Tentukan satuan (cm/m/inch,dll)
  2. Tentukan nilai cahaya
  3. Atur posisi
  4. Sesuaikan warna cahaya yang keluar
  5. Tambahkan aksesoris tambahan lainnya
Pada tutorial ini saya menggunakan IES Light untuk accents light. Kunci pada setting IES light ini hanyalah pada RGB color dan intensitas cahaya. Untuk pengaturannya masih sama dengan vray 2 for sketchup.

baca juga : Cara setting IES Light vray sketchup

4. RGB Color Light
Bagian ini adalah bagian terpenting dari setting pencahayaan. Mungkin butuh waktu lama untuk bisa mendapatkan parameter pada RGB lighting kita. Tapi pembahasan ini akan saya bahas pada artikel berikutnya. Jadi sabar sedikit ya...

Itulah tutorial oerdana vray3 for sketchup dari SketchupBlog, mohon maaf jika video masih berantakan. Masih belum terbiasa membuat tutorial video. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi.

Jangan lupa sukai dan bagikan artikel ini jika bermanfaat. Karena itu akan sangat berharga bagi saya. Dan ikuti terus sketchupblog untuk mendapatkan tutorial sketchup dan vray gratis.

Salam sukses!!!

Sabtu, 02 Februari 2019

Relax Alone | Free 3D Model by FIN Studio

Relax Alone - Free 3D Model dari FIN Studio.

Sketchup + Vray 2.0

Living room sketchup 3d model free ari FIN Studio, include :
  1. Modeling
  2. Material Setting
  3. Render Setting
Dengan kualitas modeling profesional ini kita bisa belajar cara membuat dan mengelompokkan modeling berdasar layer, texture, component, group dll. Juga sudah ada render setting yang siap digunakan, tapi menurut saya probadi setting render ini untuk PC yang istimewa.

Relax Alone | Free 3D Model by FIN Studio, 3d modellings free 3d modelers free 3d modeler fre 3d models 3d modeler free 3d modelling softwares 3d modeller software 3d modeling sofware 3d modeling softwares 3d modeler software free 3d modelling software
Relax Alone | Free 3D Model by FIN Studio


Salam sukses!!!

Jumat, 01 Februari 2019

Basic Turtorial Vray 3 for Sketchup

Selamat datang kembali di Basic Turtorial Vray 3 for Sketchup SkethupBlog. Sudah lama sekali (hampir 1 tahun) SketchuBlog tidak update artikel. Tapi ini bukan berarti blog ini berhenti update. Ini dikarenakan ada update vray dari vray 2 ke vray 3. Mau tidak mau saya harus update pengetahuan dan belajar lagi, karena ini merupakan update terbesar yang pernah saya alami selama menggunakan sketchup.

Basic Turtorial Vray 3 for Sketchup
Basic Turtorial Vray 3 for Sketchup

Dalam proses belajar saya mengikuti pembelajaran dari 5SRW/Learn Vray yang mungkin sudah banyak yang tahu tentang website pembelajaran khusus vray ini. Harganya lumayan, sekitar $390 setelah diskon 50%.

Sebagian materi yang saya dapat akan saya bagikan disini, dengan mengkombinasikan hasil pengalaman pribadi menggunakan vray 3 yang baru ini. Tapi posting kali ini hanyalah pembukaan bahwa SketchupBlog akan mulai update artikel tutorial vray sketchup 3 mulai sekarang. Dan pada artikel ini hanya akan saya tampilkan beberapa video resmi dari vray yang mungkin sebagian besar sudah banyak yang mengetahui. Antara lain :

  1. Quick Start video dari chaosgroup
  2. Video pembukaan tentang Exterior Lighting
  3. Video pembukaan tentang Interior Lighting
  4. Video Material
1. Quick Start Vray 3 for Sketchup
Pada video ini adalah penjelasan tentang menu-menu baru yang ada di vray 3 sketchup. Harus ditonton, karena semua menu dan tools nya baru.

2. Exterior Lighting Vray 3 for Sketchup
Video ini  adalah dasar dari semua exterior rendering. Ini hanyalah video permulaan saja.


3. Interior Lighting Vray 3 for Sketchup
Video ini juga merupakan dasar dari tutorial interior lighting Vray 3 for Sketchup.


4. Material Setting Vray 3 for Sketchup
Basic dari setting material di Vray 3 for Sketchup yang baru ini ada di video ini. Jadi jangan dilewatkan.


Sekali lagi selamat datang di SketchupBlog yang telah hidup kembali hehehe

Mohon maaf jika blog ini vakum hampir 1 tahun, ini dikarenakan saya sendiri masih belum berani membuat tutorial jika saya sendiri belum menguasai atau setidaknya mengerti dari architecture software yang cukup powerful ini.

Pada post berikutnya saya akan membuat tutorial Light Balancing, atau biasa disebut Light Balance vray 3 for sketchup. Ini akan memberikan informasi tentang dasar-dasar pencahayaan yang bisa dilakukan dengan mudah di Vray 3 for sketchup ini. Sebagai bocoran, artikel tersebut akan membahas tentang pembagian pencahayaan menjadi 3, al :

  1. Primary Light (lighting utama)
  2. Secondary Light (lighting kedua yang biasanya untuk mendapatkan efek efek tertentu)
  3. Accent Light (lighting tambahan seperti downlight, IES, dll)
Sekian artikel Preview Vray3 for sketchup ini. Sekali lagi bagi pembaca setia SketchupBlog, mohon maaf dikarenakan absen terlalu lama. Jangan lupa sukai dan bagikan artikel ini jika membantu, saya akan sangat menghargai itu.

Salam sukses!!!

Kamis, 09 Agustus 2018

Free 3d Model Sketchup - by FIN Studio

Free 3d Model Sketchup - Living Room color and white tonne.
Credit to : FIN Studio

free sketchup model download
Free Sketchup Scene - FIN Studio


Senin, 16 April 2018

SketchUV - Plugin UV mapping texture sketchup gratis

SketchUV - Adalah plugin pemetaan texture/mapping texture (yang menurut saya paling mudah digunakan) dan gratis. Plugin ini digunakan untuk memperbaiki texture atau material yang berantakan pada objek yang tidak rata. contohnya :
  1. Texture/material gordyn
  2. Texture/material Kain
  3. Texture/material Bantal
  4. Texture/material Sofa
  5. dll
Pemetaan texture adalah proses penempatan/penataan texture di suatu permukaan. U dan V adalah simbol koordinat. U untuk horizontal dan V untuk vertikal.

SketchUV - Plugin UV mapping sketchup gratis
SketchUV - Plugin UV mapping texture sketchup gratis

Plugin SketchUV ini biasanya digunakan pada saat kita membuat modelling diatas karena bisa dipastikan mapping akan berantakan. Dan pada setting default sketchup tidak menyediakan menu untuk memperbaiki mapping yang berantakan tersebut. SketchUV sangat mudah digunakan pada model dengan type :
  1. Planar, silinder , spherical atau pada objek apapun
  2. Pemetaan bidang kotak/persegi
  3. Objek tabung - atau objek dengan follow me
  4. Menghapus texture yang terdistorsi
  5. Skala texture
  6. Bahkan sampai ekspor UV texture itu sendiri
Dengan menggunakan SketchUV ini bisa dipastikan kita bisa lebih leluasa dalam melakukan modelling. Tanpa takut texture/material akan berantakan.

Dan yang lebih menarik lagi, SketchUV ini adalah buatan dari mind.sight.studios yang notabene pembuat plugin Artisan. Jadi saya rasa tidak perlu diragukan lagi. Berikut adalah video tutorial dari SketchUV.


Salam sukses!!!

Ropefall - Plugin pembuat tali dan kabel intsant.

Kali ini sketchupblog akan membahas plugin yang jarang digunakan, tapi mempunyai fungsi estetika yang sangat baik. Ropefall - Plugin pembuat tali dan kabel intsant. Plugin Ropefall sketchup ini adalah plugin berbayar seharga $15 dengan lisensi selamanya. Jadi ini bukan plugin yang dijual dengan lisensi pertahun, perbulan atau pada kurun waktu tertentu. Dan tentunya dengan percobaan atu trial selama 3 hari.

Ropefall plugin for sketchup - Plugin pembuat tali dan kabel intsant.
Ropefall - Plugin pembuat tali dan kabel intsant.


Ropefall plugin sangat berguna unuk menambah detail modelling kita, menambah estetika supaya 3 3d model sketchup yang kita buat semakin mendekati aslinya.

Plugin Ropefall sketchup ini bisa digunakan untuk memuat tali, kabel pada model elektronik, kabel pada lampu, dan semua model yang berhubungan dengan tali aaupun kabel. Dengan penggunaan yang cukup simpel, kita hanya tinggal tarik garis dan create. Maka otomatis kabel akan terbuild dengan sendirinya. Kita juga bisa menentukan posisi tali atau kabel jatuh seperti pada benda aslinya.

Baca juga : Cara instal plugin sketchup

Berikut video preview dan tutorial singkat dari Ropefall plugin dari sketchrope.

Ropefall Plugin

Pembuat/Developer : Balazs Torma
Website : www.sketchrope.com
Customer Suport : ropefall@sketchrope.com


Minggu, 01 April 2018

Mengetahui perbedaan type Color Mapping pada vray sketchup

Salam sukses!!!

Setelah lama tidak update karena galau dengan keluarnya Vray 3 for sketchup, akhirnya saya memutuskan untuk tetap update artikel SketchupBlog ini untuk tutorial vray 2.0. Saya galau karena masih ragu apakah tutorial vray 2.0 masih dibutuhkan atau tidak dengan keluarnya vray 3 for sketchup. Dan entah dibutuhkan atau tidak, saya tetap akan memberikan tips dan tutorial vray 2.0 sesuai dengan kemampuan saya.

Ini dikarenakan saya sendiri masih belum terlalu memahami vray 3 for sketchup. Ok sekian intermezo dari SketchupBlog, kita lanjutkan ke tutorial Color mapping pada vray sketchup, Mengetahui perbedaan type color mapping.
Tutorial Color Mapping vray sketchup
Tutorial Color Mapping vray sketchup
Seperti kita ketahui color mapping adalah pemetaan warna pada hasil render agar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Saya pernah membaca lebih detail tentang color mapping, tapi menurut saya itu terlalu teknis. Dan saya sendriri lebih suka belajar dengan cara trial and error untuk mendapatkan pemahaman sesuai dengan apa yang saya butuhkan.

Beberapa keuntungan jika kita memahami setting masing-masing type color mapping pada vray sketchup 2.0, al:

  1. Mencari tingkat kecerahan cahaya pada vray sketchup
  2. Memperbaiki kualitas render vray sketchup
  3. Membuat setting render sesuai dengan kebutuhan
  4. Mempercepat proses render vray sketchup dengan hasil yang masih cukup baik


Singkatnya, kita hanya perlu mengetahui perbedaan hasil akhir, waktu render, dan kelebihan/kekurangan masing-masing type color mapping pada vray sketchup. Color Mapping pada vray 2.0 antara lain :
  1. Linear Multiply - adalah type color mapping pada vray sketchup yang hanya menggunakan kecerahan pencahayaan.
  2. Exponential - akan meyerap warna berdasar kecerahannya agar tidak terjadi burn out di daerah yang sangat terang atau sekitar sumber cahaya. Type ini juga akan mengunci pencahayaan agar tidak melebihi nilai yang ditentukan.
  3. HSV Exponential - type ini masih hampir sama dengan Exponential no. 2. Tetapi pada type ini tidak akan merubah hue and saturation nya.
  4. Intensity Exponential - type ini juga masih sama dengan type no. 2. Tetapi type ini akan menjaga atau mempertahankan rasio RGB, dan hanya akan mempengaruhi intensitasnya saja.
  5. Gamma Correction - type ini adalah salah satu yang paling sulit, karena jika kita menggunakan type ini kita harus memahami setiap perubahan pada penerapan nilai Gamma yang kita terapkan. Pada type ini yang harus diperhatikan adalah bagian Dark multipliernya.
  6. Intensity Gamma - type ini yang paling sulit menurut saya. Dan saya juga masih belum begitu sering memakai type ini. Intinya pada type ini intensitas warnanya menggunakan curva gamma, bukan dengan masing-masing RGB nya.
  7. Reinhard - Ini adalah kombinasi dari Linier dan Exponential. Ditentukan oleh nilai Burn nya, jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.
Pada intinya Color Mapping ini dibagi menjadi 3 jenis setting.

  1. Menggunakan tingkat kecerahan gambar standart
    • Linear Multiply
    • Exponential
    • HSV Exponential
    • Intentisy Exponential
  2. Menggunakan Gamma 2,2 dan RGB sebagai parameter utama
    • Gamma Correction
    • Intensity Gamma
  3. Kombinasi antara kecerahan dan Gamma/RGB
    • Reinhard

Jadi pada tampilan output gambar contoh dibawah akan ada beberapa yang outputnya hampir sama. Misalnya antara Linear Multiply dan Exponential, fungsi dark multiplier dan bright multipliernya sama persis. Tetapi jika anda perhatikan secara mendetail saat mencoba sendiri, akan terlihat perbedaan output rendernya.

Pada artikel ini saya hanya akan membahas perbedaannya saja, jadi gambar yang akan saya tampilkan dibawah ini adalah perbedaan pada masing-masing hasil akhir setiap type color mapping. Untuk tutorial setiap typenya akan saya tulis bertahap setelah artikel ini sesuai dengan urutannya.

Semua gambar dibawah ini megunakan setting default Vray 2.0 for sketchup. Hana menyesuaikan pada Abient Occlusion (AO) agar terlihat perbedaan pada setiap sudut bidang.
  • AO Amount 0,8
  • AO Subdivs 24
  • AO Radius 0,6
Baca juga : Cara setting AO Pada Vray Sketchup

1. Linear Multiply


Seperti penjelasan diatas, Linear Multiply hanya mengandalkan kecerahan cahaya atau brightness saja. Warna yang terlalu terang atu melebihi 1 atau 255 tidak akan bisa ditampilkan. Dengan kata lain setting makimal parameter ini adalah 1,0. 

Dan pada Linear Multiply ini memiliki kelemahan, yaitu akan menimbulkan noise pada area yang dekat dengan cahaya atau pada objek yang berada di dekat cahaya yang terang.

Pada Linear Multiply ini ada 2 parameter utama yang bisa digunakan untuk menambah kecerahan hasil render dengan vray 2.0, atau juga bisa untuk mengurangi kecerahan hasil render pada vray 2.0. 
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier pada Linear Multiply pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada hasil render diatas, semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Sebenarnya ada sedikit peredaan aktu render, untuk lebih jelasnya perbesar gambar dan lihat catatan yang berada di kotak hitam bagian bawah.
  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier pada Linear Multiply pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping linear multiply - bright multiplier diatas, sangat terlihat jelas perbedaannya. Semakin kecil nilai bright multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka diperlukan komposisi yang pas antara dark multipler dan bright multiplier pada Linear Multiply color maping ini. Dan untuk setiap scene render pasti berbeda-beda. Kita perlu mendapatkan nilai yang pas sebelum masuk ke final render. 

Saya sarankan untuk mencari komposisi yang pas dengan mengaktifkan overide material pada saat mencari tes render.

2. Exponential


Type ini akan meyerap warna berdasar kecerahannya agar tidak terjadi burn out / efek terlalu terang di daerah yang sangat terang atau sekitar sumber cahaya. Type ini juga akan mengunci pencahayaan agar tidak melebihi nilai yang ditentukan.

Kelebihan type ini adalah jika pada area tertentu terdapat cahaya yang berlebihan, maka otomatis akan mengurangi saturasi warnanya. Akan tetapi kita tidak bisa mengontrol saturasi yang dihasilkan.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap (sama dengan Linear Multiply). Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara Setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada contoh gambar diatas ada perbedaan yang terlihat pada area gelap, bagian jendela dan sudut objek. Semakin kecil nilainya maka akan semakin gelap.
  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang (sama dengan Linear Multiply). Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping type exponential diatas, semakin kecil nilaiya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Lakukan tes render untuk mendapatkan komposisi yang sesuai antara dark multiplier dan bright multiplier. Jika kecerahan sudah didapat baru lanjutkan ke render final setelah material disetting.

3. HSV Exponential


Type ini masih hampir sama dengan Exponential. Tetapi pada type ini tidak akan merubah atau mempertahankan hue and saturation nya. Bukan merubah menjadi putih

Perbedaan dengan exponential adalah jika exponential merubah saturasinya terkadang terlalu ektrim (menjadi putih) jika type HSV Exponential ini akan tetap mempertahankan saturasi warnanya untuk area yang berdekatan dengan sumber cahaya.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type HSV Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada hasil render diatas, semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Sebenarnya ada sedikit peredaan waktu render, untuk lebih jelasnya perbesar gambar dan lihat catatan yang berada di kotak hitam bagian bawah.

  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping type exponential diatas, semakin kecil nilainya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, lakukan tes render untuk mendapatkan komposisi yang sesuai antara dark multiplier dan bright multiplier. Jika kecerahan sudah didapat baru lanjutkan ke render final setelah material disetting.

4. Intensity Exponential


Type ini adalah satu-satunya type yang menggunakan brightness sebagai parameter utama, tetapi dengan kombinasi menggunakan rasio RGB. Pada type ini bukan saturasi yang akan berubah pada area yang dekat dengan cahaya, tetapi rasio RGB nya. Dan type ini masih tetap menjaga intensitas cahayanya.

Secara umum type ini jika digunakan akan memakan waktu lebih lama. Dan menurut saya pribadi output yang keluar lebih baik dari type no.1 sampai no.3.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Perhatikan waktu render pada type ini, hampir 2 kali lebih lama jika dibandingkan dengan type yang sebelumnya.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, output yang dihasilkan lebih baik dari ketiga type color mapping vray sketchup 2.0 sebelumnya. Akan tetapi type ini memakan waktu render yang lebih lama, jadi jika anda ingin mempercepat waktu render anda, saya sarankan cari komposisi yang paling sesuai dengan perangkat anda.

  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Semakin kecil nilai bright multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Type ini juga memakan waktu lebih lama jika dibandingkan type yang lain.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, output yang dihasilkan lebih baik dari ketiga type color mapping vray sketchup 2.0 sebelumnya. Akan tetapi type ini memakan waktu render yang lebih lama, jadi jika anda ingin mempercepat waktu render anda, saya sarankan cari komposisi yang paling sesuai dengan perangkat anda.

5. Gamma Correction


Sebenarnya mempelajari gamma bukanlah semudah pada tutorial ini. Disini saya hanya mencoba memberikan perbedaan hasil akhir dan kelebihan masing-masing type color mapping pada vray sketchup. Dan untuk Gamma Correction sendiri penjelasannya sangat panjang dan mendetail(lebih mengarah ke teoritis, dan saya sendiri masih belum begitu memahami)

Oleh karena itu jika ada yang lebih memahami tentang Gamma Correction, saya akan sangat berterimakasih jika mau berbagi dengan SketchupBlog.

Color Mapping dengan gamma correction ini adalah salah satu yang paling sulit, karena jika kita menggunakan type ini kita harus memahami setiap perubahan pada penerapan nilai Gamma yang kita terapkan. Pada type ini yang harus diperhatikan adalah bagian Multipliernya. Sedangkan pada Inverse Gamma  hanyalah kebalikan dari Multiplier.
  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Semakin kecil nilai multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Nilai parameter multiplier pada Gamma Correction ini sangat sensitif. Perubahan nilai kecil akan berdampak pada output render visualisasi kita.

Saya sarankan jika merubah nilai parameter multiplier Gamma Correction ini janan terlalu besar.

  • Inverse Gamma
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari Inverse Gamma pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0
Perbedaan yang paling sederhan antara inverse gamma dengan bright multiplier adalah nilai ini sangat sensitif terhadap perubahan kecerahan cahaya.

Kesimpulan : 
Nilai parameter dari Gamma Correction sangat sensitif. Jadi jangan telalu besar merubah nilainya. Untuk mencari tingkat kecerahan yang sesuai, usahakan niai antara multiplier dan inverse gamma berbanding lurus misanya multiplier 0,3 maka inverse gamma 0,3.

6. Intensity Gamma


Seperti penjelasan diatas type ini yang paling sulit menurut saya. Dan saya juga masih belum begitu sering memakai type ini. Intinya pada type ini intensitas warnanya menggunakan curva gamma, bukan dengan masing-masing RGB nya.

Disini saya hanya bisa memahami sebatas perbedaan outputnya saja. Unuk secara mendetail saya sangat tidak tahu. Jadi kemungkian untuk Intensity Gamma tidak akan ada pembahasan ang lebih detail lagi.
  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier

  • Inverse Gamma
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari Inverse Gamma pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0

7. Reinhard


Color mapping type Reinhard ini adalah kombinasi dari Linier dan Exponential. Ditentukan oleh nilai Burn nya, jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.

Type reinhard adalah yang paling mudah untuk digunakan juga paling mudah unuk dipahami.

  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk menentukan nilai dari kecerahan cahaya. Semakin kecil nilainya maka semakin gelap output yang dihasilkan.
Cara setting Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
  • Burn Value
    • Bisa dikatakan burn value adalah parameter utama pada Color Mappingtype reinhard. Jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.
Cara setting Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Burn Value
Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Burn Value
Kesimpulan : 
Jika menggunkan reinhard sebagai Color Mapping. Maka pertama-tama tentukan dulu nilai multipliernya. Seteah nilai multiplier sudah sesuai, baru kita cari pencahayaan yang sesuai dengan menyesuaikan nilai burn value-nya.

***

Itulah perbedaan output pada masing-masing type color mapping pada vray 2.0 for sketchup. Arikel ini. Semoga artikel mengetahui perbedaan type Color Mapping pada vray sketchup ini bisa bermanfaat. Bisa menambah pengetahuan kita lebih jauh lagi dalam menggunakan vray sketchup. Terlebih lagi bisa membantu kita untuk menambah kualitas hasil render kita. Mungkin jika ada yang mempunyai penjelasan ataupun pengalaman lebih, bisa dibagikan dikolom komentar.

Salam Sukses!!!