Minggu, 01 April 2018

Mengetahui perbedaan type Color Mapping pada vray sketchup

Tags

Salam sukses!!!

Setelah lama tidak update karena galau dengan keluarnya Vray 3 for sketchup, akhirnya saya memutuskan untuk tetap update artikel SketchupBlog ini untuk tutorial vray 2.0. Saya galau karena masih ragu apakah tutorial vray 2.0 masih dibutuhkan atau tidak dengan keluarnya vray 3 for sketchup. Dan entah dibutuhkan atau tidak, saya tetap akan memberikan tips dan tutorial vray 2.0 sesuai dengan kemampuan saya.

Ini dikarenakan saya sendiri masih belum terlalu memahami vray 3 for sketchup. Ok sekian intermezo dari SketchupBlog, kita lanjutkan ke tutorial Color mapping pada vray sketchup, Mengetahui perbedaan type color mapping.

Tutorial Color Mapping vray sketchup
Tutorial Color Mapping vray sketchup
Seperti kita ketahui color mapping adalah pemetaan warna pada hasil render agar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Saya pernah membaca lebih detail tentang color mapping, tapi menurut saya itu terlalu teknis. Dan saya sendriri lebih suka belajar dengan cara trial and error untuk mendapatkan pemahaman sesuai dengan apa yang saya butuhkan.

Beberapa keuntungan jika kita memahami setting masing-masing type color mapping pada vray sketchup 2.0, al:

  1. Mencari tingkat kecerahan cahaya pada vray sketchup
  2. Memperbaiki kualitas render vray sketchup
  3. Membuat setting render sesuai dengan kebutuhan
  4. Mempercepat proses render vray sketchup dengan hasil yang masih cukup baik


Singkatnya, kita hanya perlu mengetahui perbedaan hasil akhir, waktu render, dan kelebihan/kekurangan masing-masing type color mapping pada vray sketchup. Color Mapping pada vray 2.0 antara lain :
  1. Linear Multiply - adalah type color mapping pada vray sketchup yang hanya menggunakan kecerahan pencahayaan.
  2. Exponential - akan meyerap warna berdasar kecerahannya agar tidak terjadi burn out di daerah yang sangat terang atau sekitar sumber cahaya. Type ini juga akan mengunci pencahayaan agar tidak melebihi nilai yang ditentukan.
  3. HSV Exponential - type ini masih hampir sama dengan Exponential no. 2. Tetapi pada type ini tidak akan merubah hue and saturation nya.
  4. Intensity Exponential - type ini juga masih sama dengan type no. 2. Tetapi type ini akan menjaga atau mempertahankan rasio RGB, dan hanya akan mempengaruhi intensitasnya saja.
  5. Gamma Correction - type ini adalah salah satu yang paling sulit, karena jika kita menggunakan type ini kita harus memahami setiap perubahan pada penerapan nilai Gamma yang kita terapkan. Pada type ini yang harus diperhatikan adalah bagian Dark multipliernya.
  6. Intensity Gamma - type ini yang paling sulit menurut saya. Dan saya juga masih belum begitu sering memakai type ini. Intinya pada type ini intensitas warnanya menggunakan curva gamma, bukan dengan masing-masing RGB nya.
  7. Reinhard - Ini adalah kombinasi dari Linier dan Exponential. Ditentukan oleh nilai Burn nya, jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.
Pada intinya Color Mapping ini dibagi menjadi 3 jenis setting.

  1. Menggunakan tingkat kecerahan gambar standart
    • Linear Multiply
    • Exponential
    • HSV Exponential
    • Intentisy Exponential
  2. Menggunakan Gamma 2,2 dan RGB sebagai parameter utama
    • Gamma Correction
    • Intensity Gamma
  3. Kombinasi antara kecerahan dan Gamma/RGB
    • Reinhard

Jadi pada tampilan output gambar contoh dibawah akan ada beberapa yang outputnya hampir sama. Misalnya antara Linear Multiply dan Exponential, fungsi dark multiplier dan bright multipliernya sama persis. Tetapi jika anda perhatikan secara mendetail saat mencoba sendiri, akan terlihat perbedaan output rendernya.

Pada artikel ini saya hanya akan membahas perbedaannya saja, jadi gambar yang akan saya tampilkan dibawah ini adalah perbedaan pada masing-masing hasil akhir setiap type color mapping. Untuk tutorial setiap typenya akan saya tulis bertahap setelah artikel ini sesuai dengan urutannya.

Semua gambar dibawah ini megunakan setting default Vray 2.0 for sketchup. Hana menyesuaikan pada Abient Occlusion (AO) agar terlihat perbedaan pada setiap sudut bidang.
  • AO Amount 0,8
  • AO Subdivs 24
  • AO Radius 0,6
Baca juga : Cara setting AO Pada Vray Sketchup

1. Linear Multiply


Seperti penjelasan diatas, Linear Multiply hanya mengandalkan kecerahan cahaya atau brightness saja. Warna yang terlalu terang atu melebihi 1 atau 255 tidak akan bisa ditampilkan. Dengan kata lain setting makimal parameter ini adalah 1,0. 

Dan pada Linear Multiply ini memiliki kelemahan, yaitu akan menimbulkan noise pada area yang dekat dengan cahaya atau pada objek yang berada di dekat cahaya yang terang.

Pada Linear Multiply ini ada 2 parameter utama yang bisa digunakan untuk menambah kecerahan hasil render dengan vray 2.0, atau juga bisa untuk mengurangi kecerahan hasil render pada vray 2.0. 
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier pada Linear Multiply pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5

Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada hasil render diatas, semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Sebenarnya ada sedikit peredaan aktu render, untuk lebih jelasnya perbesar gambar dan lihat catatan yang berada di kotak hitam bagian bawah.
  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier pada Linear Multiply pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Linear Multiply Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping linear multiply - bright multiplier diatas, sangat terlihat jelas perbedaannya. Semakin kecil nilai bright multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka diperlukan komposisi yang pas antara dark multipler dan bright multiplier pada Linear Multiply color maping ini. Dan untuk setiap scene render pasti berbeda-beda. Kita perlu mendapatkan nilai yang pas sebelum masuk ke final render. 

Saya sarankan untuk mencari komposisi yang pas dengan mengaktifkan overide material pada saat mencari tes render.

2. Exponential


Type ini akan meyerap warna berdasar kecerahannya agar tidak terjadi burn out / efek terlalu terang di daerah yang sangat terang atau sekitar sumber cahaya. Type ini juga akan mengunci pencahayaan agar tidak melebihi nilai yang ditentukan.

Kelebihan type ini adalah jika pada area tertentu terdapat cahaya yang berlebihan, maka otomatis akan mengurangi saturasi warnanya. Akan tetapi kita tidak bisa mengontrol saturasi yang dihasilkan.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap (sama dengan Linear Multiply). Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara Setting Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada contoh gambar diatas ada perbedaan yang terlihat pada area gelap, bagian jendela dan sudut objek. Semakin kecil nilainya maka akan semakin gelap.
  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang (sama dengan Linear Multiply). Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping type exponential diatas, semakin kecil nilaiya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Lakukan tes render untuk mendapatkan komposisi yang sesuai antara dark multiplier dan bright multiplier. Jika kecerahan sudah didapat baru lanjutkan ke render final setelah material disetting.

3. HSV Exponential


Type ini masih hampir sama dengan Exponential. Tetapi pada type ini tidak akan merubah atau mempertahankan hue and saturation nya. Bukan merubah menjadi putih

Perbedaan dengan exponential adalah jika exponential merubah saturasinya terkadang terlalu ektrim (menjadi putih) jika type HSV Exponential ini akan tetap mempertahankan saturasi warnanya untuk area yang berdekatan dengan sumber cahaya.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type HSV Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Pada hasil render diatas, semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Sebenarnya ada sedikit peredaan waktu render, untuk lebih jelasnya perbesar gambar dan lihat catatan yang berada di kotak hitam bagian bawah.

  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area yang terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
HSV Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Pada gambar percobaan setting color mapping type exponential diatas, semakin kecil nilainya maka hasilnya akan semakin gelap.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, lakukan tes render untuk mendapatkan komposisi yang sesuai antara dark multiplier dan bright multiplier. Jika kecerahan sudah didapat baru lanjutkan ke render final setelah material disetting.

4. Intensity Exponential


Type ini adalah satu-satunya type yang menggunakan brightness sebagai parameter utama, tetapi dengan kombinasi menggunakan rasio RGB. Pada type ini bukan saturasi yang akan berubah pada area yang dekat dengan cahaya, tetapi rasio RGB nya. Dan type ini masih tetap menjaga intensitas cahayanya.

Secara umum type ini jika digunakan akan memakan waktu lebih lama. Dan menurut saya pribadi output yang keluar lebih baik dari type no.1 sampai no.3.
  • Dark Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Untuk melihat perbedaan hasil gambar dibawah, perbesar gambar dan geser kanan atau kiri. Akan terlihat perbedaannya. Terutama pada bagian jendela / area gelap.

Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 1,0
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,5
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Dark Multiplier 0,1
Semakin kecil nilai dark multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Perhatikan waktu render pada type ini, hampir 2 kali lebih lama jika dibandingkan dengan type yang sebelumnya.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, output yang dihasilkan lebih baik dari ketiga type color mapping vray sketchup 2.0 sebelumnya. Akan tetapi type ini memakan waktu render yang lebih lama, jadi jika anda ingin mempercepat waktu render anda, saya sarankan cari komposisi yang paling sesuai dengan perangkat anda.

  • Bright Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari bright multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Intensity Exponential Color Mapping vray sketchup 2.0 - Bright Multiplier
Semakin kecil nilai bright multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Type ini juga memakan waktu lebih lama jika dibandingkan type yang lain.

Kesimpulan : 
Masih sama dengan type yang lain, output yang dihasilkan lebih baik dari ketiga type color mapping vray sketchup 2.0 sebelumnya. Akan tetapi type ini memakan waktu render yang lebih lama, jadi jika anda ingin mempercepat waktu render anda, saya sarankan cari komposisi yang paling sesuai dengan perangkat anda.

5. Gamma Correction


Sebenarnya mempelajari gamma bukanlah semudah pada tutorial ini. Disini saya hanya mencoba memberikan perbedaan hasil akhir dan kelebihan masing-masing type color mapping pada vray sketchup. Dan untuk Gamma Correction sendiri penjelasannya sangat panjang dan mendetail(lebih mengarah ke teoritis, dan saya sendiri masih belum begitu memahami)

Oleh karena itu jika ada yang lebih memahami tentang Gamma Correction, saya akan sangat berterimakasih jika mau berbagi dengan SketchupBlog.

Color Mapping dengan gamma correction ini adalah salah satu yang paling sulit, karena jika kita menggunakan type ini kita harus memahami setiap perubahan pada penerapan nilai Gamma yang kita terapkan. Pada type ini yang harus diperhatikan adalah bagian Multipliernya. Sedangkan pada Inverse Gamma  hanyalah kebalikan dari Multiplier.
  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Semakin kecil nilai multipliernya maka hasilnya akan semakin gelap. Nilai parameter multiplier pada Gamma Correction ini sangat sensitif. Perubahan nilai kecil akan berdampak pada output render visualisasi kita.

Saya sarankan jika merubah nilai parameter multiplier Gamma Correction ini janan terlalu besar.

  • Inverse Gamma
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari Inverse Gamma pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Cara setting Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0
Gamma Correction Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0
Perbedaan yang paling sederhan antara inverse gamma dengan bright multiplier adalah nilai ini sangat sensitif terhadap perubahan kecerahan cahaya.

Kesimpulan : 
Nilai parameter dari Gamma Correction sangat sensitif. Jadi jangan telalu besar merubah nilainya. Untuk mencari tingkat kecerahan yang sesuai, usahakan niai antara multiplier dan inverse gamma berbanding lurus misanya multiplier 0,3 maka inverse gamma 0,3.

6. Intensity Gamma


Seperti penjelasan diatas type ini yang paling sulit menurut saya. Dan saya juga masih belum begitu sering memakai type ini. Intinya pada type ini intensitas warnanya menggunakan curva gamma, bukan dengan masing-masing RGB nya.

Disini saya hanya bisa memahami sebatas perbedaan outputnya saja. Unuk secara mendetail saya sangat tidak tahu. Jadi kemungkian untuk Intensity Gamma tidak akan ada pembahasan ang lebih detail lagi.
  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area gelap. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari dark multiplier type Intensity Exponential pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Cara setting Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier

  • Inverse Gamma
    • Parameter yang digunakan untuk merubah area terang. Gambar dibawah akan menunjukkan hasil dari perubahan setiap nilai dari Inverse Gamma pada setting Color Maping vray 2.0 for sketchup.
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,1
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 0,5
Intensity Gamma Color Mapping vray sketchup 2.0 - Inverse Gamma 1,0

7. Reinhard


Color mapping type Reinhard ini adalah kombinasi dari Linier dan Exponential. Ditentukan oleh nilai Burn nya, jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.

Type reinhard adalah yang paling mudah untuk digunakan juga paling mudah unuk dipahami.

  • Multiplier
    • Parameter yang digunakan untuk menentukan nilai dari kecerahan cahaya. Semakin kecil nilainya maka semakin gelap output yang dihasilkan.
Cara setting Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Multiplier
  • Burn Value
    • Bisa dikatakan burn value adalah parameter utama pada Color Mappingtype reinhard. Jika nilai burn 1 maka hasilnya adalah Linier Color Mapping, dan jika burn nya 0 maka hasilnya adalah Exponential Color Mapping.
Cara setting Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Burn Value
Reinhard Color Mapping vray sketchup 2.0 - Burn Value
Kesimpulan : 
Jika menggunkan reinhard sebagai Color Mapping. Maka pertama-tama tentukan dulu nilai multipliernya. Seteah nilai multiplier sudah sesuai, baru kita cari pencahayaan yang sesuai dengan menyesuaikan nilai burn value-nya.

***

Itulah perbedaan output pada masing-masing type color mapping pada vray 2.0 for sketchup. Arikel ini. Semoga artikel mengetahui perbedaan type Color Mapping pada vray sketchup ini bisa bermanfaat. Bisa menambah pengetahuan kita lebih jauh lagi dalam menggunakan vray sketchup. Terlebih lagi bisa membantu kita untuk menambah kualitas hasil render kita. Mungkin jika ada yang mempunyai penjelasan ataupun pengalaman lebih, bisa dibagikan dikolom komentar.

Salam Sukses!!!


EmoticonEmoticon