Sabtu, 16 Februari 2019

SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup - Basic setting render malam hari

Pernah mengalami setting vray sketchup berulang-ulang tapi masih belum mendapatkan hasil yang sesuai? Mungkin workflow lighting atau urutan setting pencahayaan yang masih belum sesuai. Bukan karena settingan kita yang kurang.

SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup
SketchupBlog Training | Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup
Artikel kali akan membahas tentang cara setting light balance pada vray3 for sketchup (Basic setting render malam hari vray 3 for sketchup). Dimana light balance adalah tahap pertama, atau pengaturan pertama kali sebelum kita masuk ke setting render yang lain.

Pada setting light balance ini kita akan belajar bagaimana mencari dan membuat pencahayaan yang pas dengan teknik light balance yang akan saya bagikan. Kenapa baru saya menulis light balance ini sekarang? Karena teknik ini baru saya gunakan ketika saya menggunakan Vray 3 fo rsketchup, dan sebelumnya pada Vray 2 saya belum menggunakan teknik ini.

Pada dasarnya teknik ini adalah teknik dimana kita mencari pencahayaan yang pas atau sesuai dengan kondisi 3d model kita. Baik itu interior maupun exterior. Dimana pada teknik ini pencahayaan dibagi menjadi 3, al :
  1. Primary Light - Cahaya utama yang kita gunakan
  2. Secondary Light - Cahaya bantuan untuk mendapatkan efek-efek tertentu sesuai dengan output yang kita inginkan
  3. Accent Light/Aksen Light - Cahaya tambahan atau bisa juga dibilang cahaya estetika atau cahaya pemanis (biasanya menggukanan IES Light dan Mess Light) 
Video dibawah ini akan menunjukkan bagaimana cara setting light balance pada Vray 3 atau Basic setting render malam hari vray 3 for sketchup.




Video diatas adalah contoh cara mencari pencahayaan yang seimbang/light balance dengan komposisi:
  • Primary Light menggunakan Spot Light
  • Secondary Light menggunakan Dome Light
  • Aksen Light menggunakan Mess Light & IES Light
Agar kita tidak hanya terpaku pada contoh diatas, dibawah ini akan saya berikan seidkit penjelasan mengenai Primary Light, Secondary Light, dan Aksen Light. Karena kita tidak mungkin harus menggunakan type pencahayaan yang sama pada scene yang berbeda. Alangkah lebih baik jikakita bis alebih fleksibel dan bisa menggunakan berbagai sumber cahaya pada setiap bagian pencahayaan/light balance.

1. Primary Light
Kita harus menentukan parameter Primary Light terlebih dahulu, karena ini adalah lighting yang utama, jadi jangan sampai Primary Light ini kalah dengan lighting yang lainnya. Dan lighting yang lain harus bisa mengikuti Primary Light.

Primary Light harus cukup terang, tetapi masih bisa ditambahkan dengan lighting-lighting tambahan lainnya. dan yang lebih penting lagi, Primary Light harus bisa mendapatkan tingkat kecerahan yang pas pada objek-objek yang ingin kita sorot. Atau objek yang akan kita jadikan point of interest.

Pada video ini saya menggunakan spot light sebagai primary light, tap ipada dasarnya hampir semua sumber cahaya bisa digunakan sebagai sumber cahaya utama. Primary Light adalah cahaya utama yang kita gunakan untuk menentukan tingkat kecerahan. Kita bisa menggunakan beberapa sumber cahaya yang ada di Vray 3 for Sketchup. Beberapa sumber cahaya yang bisa digunakan antara lain :
  • Sun Light
  • Rectangle Light
  • IES Light
  • Spot Light
  • Dome Light
Hampir semua sumber cahaya yang disediakan bisa digunakan menjadi sumber cahaya, mungkin hanya mess light yang sedikit susah jika digunakan sebagai sumber cahaya. Tapi apabila ada yang pernah menggunakan mess light sebagai sumber cahaya, bisa silahkan share disini.

2. Secondary Light / Lighting effect
selanjutnya adalah secondary light, setelah kita menemukan primary light yang pas, maka kita selanjutnya adalah menentukan secondary light. Seperti apa efek yang kita inginkan, dan kita karus menemukan RGB color yang tidak berlebihan.

Dalam tutorial Cara Setting Light Balance vray 3 for sketchup ini saya menggunakan DOME Light dengan warna biru untuk mendapatkan efek malam hari dengan pencahayaan yang edup tapi masih cukup untuk mendapatkan pandangan pada objek.

Kenapa menggunakan warna biru tua? karena saya hanya ingin berfokus pada apa yang disorot oleh Primay Light, dan yang tidak terjangkau akan dicover oleh secondary light ini dengan efek malam hari.

Secondary Light ini digunakan untuk mendapatkan efek-efek tertentu pada output render yang kita inginkan. Pasti kita semua pernah melihat hasil rendering dari proffesional yang bisa menggambarkan suasana ruangan dengan hampir mendekati sempurna.

Suasana dingin pada tema bersalju, suasana panas pada siang hari, suasana hangatnya sore hari, dll. Itulah fungsi dari secondary Light. Sebagai contoh :
  • Menggunakan warna biru muda untuk mendapatkan suasana yang kalem, sejuk, dingin,dll
  • Menggunakan warna orange untuk mendapatkan suasana yang sedikit panas, untuk menegaskan bahwa itu adalah sore hari.
Disini kita dituntut untuk melakukan trial dan error untuk mendapatkan komposisi pencahayaan yang paling sesuai dengan output yang kita inginkan. Jadi tidak ada cara instan untuk memahami secondary light pada light balance ini. Semakin sering kita mencoba, semakin kita paham bagaimana cara menentukan warna dari output cahaya secondary ini.

3. Aksen Light
Adalah sumber cahaya pendukung yang membuat hasil renrer kita menjadi lebih menarik. Biasanya saya sendiri menggunakan IES dan Mess Light sebagai aksen light. Hal yang palin gterpenting adalah nilai cahaya aksen light itu sendiri, jangan sampai over bright dan jangan sampai kurang terang.

Dan untungnya pada Vray 3 for sketchup ini kita bisa menggunakan real time rendering, sehingga kita bisa langung melihat perubahan cahaya setiap kali kita merubah nilai cahaya itu sendiri.

Penempatan aksen light juga sangat penting, jangan sampai lighting yang kita terapkan bertabrakan, yang akhirnya hanya akan menjadi over bright pada satu titik pertemuan cahaya yang bertabrakan. Adapun urutan untuk membuat aksen light menurut saya pribadi adalah :
  1. Tentukan satuan (cm/m/inch,dll)
  2. Tentukan nilai cahaya
  3. Atur posisi
  4. Sesuaikan warna cahaya yang keluar
  5. Tambahkan aksesoris tambahan lainnya
Pada tutorial ini saya menggunakan IES Light untuk accents light. Kunci pada setting IES light ini hanyalah pada RGB color dan intensitas cahaya. Untuk pengaturannya masih sama dengan vray 2 for sketchup.

baca juga : Cara setting IES Light vray sketchup

4. RGB Color Light
Bagian ini adalah bagian terpenting dari setting pencahayaan. Mungkin butuh waktu lama untuk bisa mendapatkan parameter pada RGB lighting kita. Tapi pembahasan ini akan saya bahas pada artikel berikutnya. Jadi sabar sedikit ya...

Itulah tutorial oerdana vray3 for sketchup dari SketchupBlog, mohon maaf jika video masih berantakan. Masih belum terbiasa membuat tutorial video. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi.

Jangan lupa sukai dan bagikan artikel ini jika bermanfaat. Karena itu akan sangat berharga bagi saya. Dan ikuti terus sketchupblog untuk mendapatkan tutorial sketchup dan vray gratis.

Salam sukses!!!


EmoticonEmoticon